Jurnal Kebangsaan https://jurnal.pradita.ac.id/index.php/jk <p><a href="https://jurnal.pradita.ac.id/index.php/jk"><img src="https://lppm.pradita.ac.id/img/jk2.png" alt="jk2.png (886×338)" /></a></p> <p><span style="font-weight: 400;">Jurnal Kebangsaan merupakan sebuah jurnal semi annual yang terbit dua kali dalam setahun. Jurnal ini diterbitkan Universitas Pradita, di bawah kordinasi Departemen Mata Kuliah Umum (MKU), setiap bulan Juni dan Oktober. </span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Jurnal ini mengumpulkan tulisan-tulisan ilmiah dari berbagai disiplin ilmu, justru karena </span><em><span style="font-weight: 400;">center of interest </span></em><span style="font-weight: 400;">yang dikemukakan mengenai </span><strong>kebangsaan</strong><span style="font-weight: 400;">. Artinya, pendekatan yang digunakan lebih luas, mulai dari konsepsi fenomenologi dalam Psikologi Dalam, hingga </span><em><span style="font-weight: 400;">security approach</span></em><span style="font-weight: 400;"> dalam ilmu Ketahanan Nasional. Kajian yang termasuk di dalamnya, namun tidak terbatas pada, sudut pandang sosiologi perkotaan, ekonomi politik urban, antropologi sosial dan budaya serta ketahanan energi, peran teknologi informasi, pendidikan karakter, dan pendekatan smart city. Benang merah dari setiap topik dan tema, metode dan sudut pandang penelitian adalah pengayaan ilmu pengetahuan mengenai kebangsaan, dalam hal ini keIndonesiaan. </span></p> en-US arya.kresna@pradita.ac.id (Aryaning Arya Kresna) jurnal@pradita.ac.id (Redaksi Jurnal) Sun, 18 Oct 2020 00:00:00 +0700 OJS 3.2.1.1 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Analisis Dampak Pandemi Covid 19 di Indonesia Ditinjau dari Sudut Pandang Keamanan Siber https://jurnal.pradita.ac.id/index.php/jk/article/view/100 <p>Seperti yang kita ketahui saat ini, masyarakat dikejutkan dengan merebaknya pandemi virus Covid-19 diseluruh dunia. Penyebaran Covid-19 sangat masif dan berdampak hampir diseluruh sektor kehidupan masyarakat, bahkan Indonesia telah menerapkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran Covid-19. Selama masa tersebut penggunaan internet melonjak tajam, karena kebijakan tentang bekerja dari rumah dan belajar dari rumah. Kondisi tersebut dimanfaatkan oleh penjahat siber untuk melancarkan serangan melalui dunia maya. Fenomena yang menonjol adalah meningkatnya serangan siber selama pandemi Covid-19 dibandingkan bulan sebelumnya. Artikel ini mencoba menganalisis dampak Covid-19 ditinjau dari sudat pandang keamanan siber dan juga membahas serangkaian serangan siber yang terjadi selama pandemi serta upaya yang telah dilakukan untuk mencegahnya. Pendidikan tentang pengetahuan keamanan siber sudah menjadi kebutuhan yang utama bagi masyarakat, untuk mengamankan diri-sendiri dari serangan siber.</p> Martanto Dwi Saksomo Hadi, Pujo Widodo, Resmanto Widodo Putro Copyright (c) 2020 Jurnal Kebangsaan https://jurnal.pradita.ac.id/index.php/jk/article/view/100 Sun, 18 Oct 2020 00:00:00 +0700 Komponen Cadangan dalam Perspektif Kebijakan Pertahanan https://jurnal.pradita.ac.id/index.php/jk/article/view/102 <p>Konstelasi hubungan antar negara dalam era globalisasi sangatlah dinamis dan penuh dengan pergolakan. Perang bukan lagi dimaknai sebagai konflik fisik antar dua atau lebih negara, namun maknanya meluas mengikuti beragam fenomena baru yang dipicu oleh perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Suasana yang penuh dengan unsur VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambigouity) ini memaksa setiap negara untuk mengkaji kembali strategi pertahanannya. Indonesia sebagai sebuah negara kepulauan dengan segala keterbatasan sumber daya militernya membutuhkan partisipasi masyarakat untuk membangun postur pertahanan yang kuat. Dalam konteks inilah konsep komponen cadangan mengemuka dan menjadi tumpuan bagi pertahanan dan kedaulatan bangsa. Masalah yang dihadapi adalah pemahaman masyarakat luas akan keberadaan strategi pertahanan terkait dengan komponen cadangan ini. Walaupun telah dinyatakan dalam undang-undang dan artefak regulasi lainnya, namun masih cukup banyak diskursus yang terjadi di kalangan para pihak yang berkepentingan mengenai berbagai isu di seputarnya. Artikel ini memaparkan secara ringkas bagaimana komponen cadangan perlu dikaji secara kritis dari perspektif kebijakan pertahanan negara – dari kacamata masyarakat dan publik secara luas.</p> Richardus Eko Indrajit Copyright (c) 2020 Jurnal Kebangsaan https://jurnal.pradita.ac.id/index.php/jk/article/view/102 Sat, 13 Feb 2021 00:00:00 +0700 Ancaman Penyalahgunaan Amonium Nitrat sebagai Bahan Peledak dan Ancaman Fenomena Irregular Warfare serta Strategi Kolaborasi dalam Upaya Pencegahan dan Penanganannya di Indonesia https://jurnal.pradita.ac.id/index.php/jk/article/view/103 <p>Ledakan yang cukup dasyat terjadi di Beirut telah menggugah kesadaran kita bahwa peristiwa tersebut dapat juga terjadi di Indonesia. Artikel ini mengulas ancaman terjadinya penyalahgunaan amonium nitrat sebagai bahan peledak dengan mengurai pintu masuk bahan kimia amonium nitrat ke Indonesia, serta dampak yang ditimbulkan apabila ledakan terjadi pada infrastruktur kritis di Indonesia. Kondisi ini diperkirakan dapat dimanfaatkan aktor-aktor baik negara maupun non negara mengarah kepada Irreguler Warfare dengan memanfaatkan situasi mewabahnya pendemi Covid 19 dan kondisi ekonomi yang mengarah kepada resesi. Apabila ledakan bahan kimia amonium nitrat terjadi pada infrastruktur kritis seperti pelabuhan, bandara atau tempat lainnya yang merupakan jantung perekonomian Indonesia diperkirakan akan mampu menggoyahkan kepercayaan kepada kemampuan pemerintah menangani situasi krisis yang terjadi. Untuk itu diperlukan strategi kolaborasi instansi pemerintah dan pihak-pihak yang berkepentingan lainnya dalam usaha unruk mencegah ledakan amonium nitrat serta fenomena Irreguler Warfare yang ditimbulkan atas peristiwa tersebut.</p> Asral Efendi, Pujo Widodo, Resmanto Widodo Putro Copyright (c) 2020 Jurnal Kebangsaan https://jurnal.pradita.ac.id/index.php/jk/article/view/103 Sun, 18 Oct 2020 00:00:00 +0700 Fenomena Irregular Warfare dalam Kasus Bom Beirut Kajian Skenario Analisis Intelijen di Kawasan Timur Tengah https://jurnal.pradita.ac.id/index.php/jk/article/view/104 <p>Di tengah Pandemi Covid-19 yang melanda, tiba-tiba dunia dikejutkan dengan adanya ledakan yang dahsyat di Beirut, Lebanon pada tanggal 4 Agustus 2020 lalu. Suatu hal yang tidak terpikirkan bahwa akan ada ledakan yang berasal dari 2.750 ton amonium nitrat yang telah dideponir di gudang Pelabuhan Beirut selama enam tahun dan yang menewaskan sedikitnya 220 orang, melukai lebih dari 5.000 orang dan menyebabkan sekitar 300.000 orang kehilangan tempat tinggal. Ledakan yang ditimbulkan dapat dirasakan sampai dengan radius 200 km, dan diperkirakan setara dengan gempa bumi 3.3 pada skala richter. Komite pencari fakta masih melakukan investigasi karena peristiwa ini membawa misteri didalamnya. Di tengah gejolak politik yang melanda Lebanon dalam setahun terakhir dan tahun-tahun lampau, dan mengingat lokasi geografisnya yang berada pada wilayah sengketa yang berkelanjutan, maka fenomena pertama yang timbul adalah adanya suatu irregular warfare yang secara geopolitik mempunyai andil dalam perkembangan politik internasional akhir-akhir ini. Hal ini menjadi menarik mengingat dinamika perkembangan politik dan juga ekonomi dunia dalam era pandemi ini berada pada kondisi yang sangat tidak menentu. Sebuah analisis intelijen dengan menggunakan fakta-fakta yang dapat dikumpulkan sejauh ini dan dengan menggunakan skenario perubahan sistem dan pendekatan kekuatan PMESII-PT (Politik, Militer, Ekonomi, Sosial, Informasi, Infrastruktur, Lingkungan Fisik, dan Waktu). Skenario perubahan sistem ini menjadi penting, mengingat banyaknya faktor yang berperan untuk memaksa adanya rekonstelasi di kawasan Timur Tengah maupun di lingkup global.</p> Lilly S. Wasitova, Pujo Widodo, Resmanto Widodo Putro Copyright (c) 2020 Jurnal Kebangsaan https://jurnal.pradita.ac.id/index.php/jk/article/view/104 Sun, 18 Oct 2020 00:00:00 +0700 Filsafat Ilmu Pertahanan dan Konstelasinya dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara https://jurnal.pradita.ac.id/index.php/jk/article/view/106 <p>Filsafat Ilmu Pertahanan merupakan bidang kajian yang belum banyak didalami oleh para ilmuwan di Indonesia. Mencermati pertahanan negara dalam konteks globalisasi yang diwarnai dengan berbagai fenomena baru seperti cyberwar, proxy war, dan assimetric war, sangat membutuhkan pehamanan yang mendalam mengenai ilmu pertahanan. Pemahaman yang mendalam secara kritis, sistematis, metodologis, dan fundamental hanya dapat dilakukan melalui studi mengenai filsafat ilmu pertahanan. Artikel ini secara ringkas mendeskripsikan filsafat ilmu pertahanan dalam berbagai konstelasi kehidupan berbangsa dan bernegara.</p> Richardus Eko Indrajit Copyright (c) 2020 Jurnal Kebangsaan https://jurnal.pradita.ac.id/index.php/jk/article/view/106 Sun, 18 Oct 2020 00:00:00 +0700