Pengembangan Kerajinan Berbasis Limbah Batik Sebagai Sumber Penghasilan Alternatif Bagi Masyarakat Sekitar Sentra Industri Batik Trusmi Cirebon

Authors

  • Rizki Kurniawan Pradita University
  • Sapta Pradita University

DOI:

https://doi.org/10.51170/jpm.v1i1.117

Keywords:

Kerajinan tangan, batik Cirebon, daur ulang, limbah

Abstract

Kota Cirebon terkenal sebagai kota penghasil kerajinan batik yang mempunyai ciri khas, sayangnya produk turunan dari kain batik belum dikembangkan secara maksimal, sehingga limbah batik ini terbuang percuma. Hal tersebut juga disebabkan oleh karakter tidak bersifat berkelanjutan pengerajin sekitar terhadap limbah batik. Kebiasaan ini membuang peluang menghasilkan variasi kerajinan-kerajinan tangan lainnya yang menarik wisatawan berkunjung. Dalam beberapa bulan ini akibat adanya pandemi COVID-19 cukup mempengaruhi jumlah wisatawan yang datang, sehingga membuat para pengrajin harus berpikir keras untuk bertahan hidup dengan berbagai cara. Keresahan akan hal tersebut membuat seorang pemilik industri kreatif di desa Trusmi Cirebon membuka jalan untuk bekerja sama dengan peneliti secara daring melalui metode observasi dan wawancara, dalam menghasilkan solusi berupa rekomendasi desain untuk memanfaatkan situasi pandemi menjadi sesuatu yang menguntungkan bagi masyakarat dan pengajin sekitar di desa Trusmi Cirebon terhadap limbah batik.

Kata kunci : Kerajinan tangan, batik Cirebon, daur ulang, limbah

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2020-12-31

How to Cite

Kurniawan, R., & Sutapa, W. . (2020). Pengembangan Kerajinan Berbasis Limbah Batik Sebagai Sumber Penghasilan Alternatif Bagi Masyarakat Sekitar Sentra Industri Batik Trusmi Cirebon. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 30-44. https://doi.org/10.51170/jpm.v1i1.117