Analisa Penjadwalan dan Manajemen Tugas Guru Menggunakan Teknik Dasar Data Science di Sekolah Dasar
ANALYSIS OF TEACHER SCHEDULING AND TASK MANAGEMENT USING BASIC DATA SCIENCE TECHNIQUES IN ELEMENTARY SCHOOLS
DOI:
https://doi.org/10.51170/jii.v8i1.329Keywords:
Data Science, Penjadwalan Guru, Distribusi Beban Kerja, Transformasi Digital, Efesiensi OperasionalAbstract
Sekolah dasar di daerah non-metropolitan, seperti SD Swasta Sint Yoseph Kabanjahe, menghadapi tantangan manajerial akibat keterbatasan teknologi dan rendahnya literasi data. Penjadwalan dan distribusi tugas guru masih dilakukan secara manual, berisiko menimbulkan ketimpangan beban kerja dan inefisiensi operasional. Penelitian ini menawarkan solusi berbasis teknik dasar data science untuk mengoptimalkan penjadwalan secara sistematis dan berbasis data. Data jam mengajar, tugas tambahan, dan preferensi waktu dari 15 guru dianalisis menggunakan Python melalui statistik deskriptif, visualisasi, dan simulasi penjadwalan dengan OR-Tools. Hasil menunjukkan bahwa 60% guru memiliki beban kerja ≥34 jam per minggu, sementara 20% hanya ≤26 jam. Simulasi berhasil menurunkan standar deviasi beban kerja dari 4,2 jam menjadi 1,1 jam, serta meningkatkan kepuasan guru terhadap jadwal dari 66,7% menjadi 86,7%. Model penjadwalan yang dikembangkan terbukti meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akurasi dalam pengambilan keputusan manajerial. Studi ini berkontribusi menyediakan pendekatan sederhana dan replikatif bagi sekolah dasar di daerah tertinggal untuk memulai transformasi digital berbasis data secara bertahap, sekaligus membangun fondasi budaya manajemen pendidikan yang berkelanjutan di era digital.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Agustinus Sembiring

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.