Space To Heal: Desain Interior Korean Wellness Center di Kawasan SCBD

Authors

  • Cecilia Wen Universitas Pradita
  • Dwi Putranto Universitas Pradita

Abstract

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara komprehensif bagaimana desain interior dapat berperan aktif dalam mendukung pemulihan kesehatan mental, khususnya dalam konteks kehidupan masyarakat urban yang penuh tekanan. Studi ini mengambil Korean Beauty Wellness Center di kawasan SCBD Jakarta sebagai lokasi penelitian,  mengingat  kawasan  tersebut  merupakan  salah  satu  pusat bisnis tersibuk di ibu kota dengan intensitas stres yang tinggi di kalangan penghuninya. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, yang diperkaya dengan data kuantitatif melalui survei daring terhadap 130 responden berusia 18–35 tahun, serta wawancara mendalam dengan pelaku industri spa dan wellness. Hasil analisis menunjukkan bahwa beberapa elemen desain interior memiliki dampak signifikan terhadap kenyamanan emosional pengguna, di antaranya adalah pencahayaan berwarna hangat, dominasi palet warna netral, pemilihan material alami, integrasi elemen budaya Korea dalam estetika ruang, serta tata letak yang mengutamakan kelancaran sirkulasi udara dan privasi personal. Temuan ini menegaskan bahwa desain interior memiliki peran strategis sebagai medium penyembuhan (healing space), tidak hanya dari aspek visual dan fungsional, tetapi juga sebagai bentuk intervensi arsitektural yang mendukung kesejahteraan psikologis masyarakat perkotaan.

Kata kunci: ruang penyembuhan, desain interior

Abstract

This study aims to comprehensively explore how interior design can actively contribute to supporting mental health recovery, particularly in the context of urban life, which is often filled with psychological pressure. The research takes the Korean Beauty Wellness Center located in the SCBD area of Jakarta as its case study, considering that this business district is one of the busiest in the capital, with a high level of stress among its inhabitants. The methodology used is a qualitative descriptive approach, enriched with quantitative data

obtained through an online survey of 130 respondents aged 18–35, as well as in-depth interviews with spa and wellness industry practitioners. The findings reveal that several interior design elements significantly impact users’ emotional comfort. These include warm lighting, a neutral color palette,

the use of natural materials, the integration of Korean cultural elements into spatial aesthetics, and spatial arrangements that prioritize air circulation and personal privacy. These results affirm that interior design plays a strategic role as a healing medium—not only in terms of visual and functional appeal but also as a form of architectural intervention that supports the psychological well-being of urban communities.

Keywords: healing space, mental health

Downloads

Published

2026-03-31