Perancangan Rumah Edukasi Kopi dengan Pendekatan Arsitektur Regionalisme Kritis di Jakarta
Keywords:
rumah edukasi kopi, regionalisme kritis, keberlanjutan, arsitektur tropisAbstract
Perkembangan industri kopi di DKI Jakarta telah menjadikan budaya minum kopi sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat urban serta mendorong hadirnya berbagai ruang publik berbasis kopi. Di sisi lain, perkembangan arsitektur modern yang cenderung seragam berpotensi mengurangi kekhasan lokal pada lingkungan binaan perkotaan. Berdasarkan kondisi tersebut, perancangan Rumah Edukasi Kopi di Jakarta diusulkan sebagai fasilitas multifungsi yang mengintegrasikan fungsi edukasi, komersial, budaya, dan keberlanjutan lingkungan. Fasilitas yang dirancang meliputi galeri kopi, coffee shop, coffee roastery, workshop barista, retail, ruang serbaguna, serta fasilitas pendukung lainnya yang bertujuan memberikan edukasi mengenai kopi, mulai dari proses budidaya, pengolahan, hingga penyajiannya. Pendekatan perancangan menggunakan konsep regionalisme kritis yang memadukan arsitektur modern dengan karakter lokal melalui pengolahan kembali tata ruang, elemen arsitektur, serta pemanfaatan material yang sesuai dengan konteks setempat. Perancangan juga mempertimbangkan kondisi iklim tropis Jakarta melalui penerapan ventilasi alami, penggunaan elemen peneduh, serta pemanfaatan material lokal dan ramah lingkungan. Hasil perancangan menunjukkan bahwa Rumah Edukasi Kopi dapat menjadi wadah pengembangan industri kopi, peningkatan pengetahuan masyarakat, serta ruang publik yang mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat perkotaan.
Kata kunci: Rumah Edukasi Kopi, regionalisme kritis, keberlanjutan, ruang publik, arsitektur tropis.
