Analisis Kebutuhan Fasilitas Rehabilitasi Fisioterapi Pasca Operasi ACL dan Meniscus Tear Pada Atlet Bola Basket

Penulis

  • Amanda Aurelia Christy Universitas Pradita
  • Boike Janus Anshory

Kata Kunci:

Fisioterapi, Bola Basket, Fasilitas Rehabilitasi

Abstrak

Bola basket merupakan olahraga populer di Indonesia dengan risiko cedera ekstremitas bawah yang tinggi, khususnya pada bagian lutut. Cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) dan Meniskus menjadi tantangan berat bagi atlet karena memerlukan penanganan operatif dan rehabilitasi jangka panjang. Keberhasilan atlet untuk kembali bertanding (return to sport) sangat bergantung pada kualitas fasilitas fisioterapi yang mampu mendukung protokol pemulihan selama 6 hingga 9 bulan. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengidentifikasi kebutuhan fasilitas sarana dan prasarana fisioterapi yang esensial berdasarkan tahapan rehabilitasi pasca-operasi. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif, mengacu pada protokol klinis rumah sakit terpercaya dan data biomekanika olahraga. Hasil kajian menunjukkan bahwa rehabilitasi terbagi dalam lima fase utama yang membutuhkan dukungan fasilitas berbeda, mulai dari terapi modalitas (cryotherapy dan TENS) untuk manajemen nyeri, hingga area fungsional spesifik (area kelincahan dan ring basket) untuk latihan beban dan simulasi gerak. Kesimpulannya, ketersediaan sarana yang sesuai dengan standar medis dan kebutuhan spesifik olahraga basket sangat krusial untuk mengoptimalkan proses pemulihan dan meminimalisir resiko cedera berulang.

Kata Kunci: Fisioterapi, Bola Basket, Fasilitas Rehabilitasi.

Diterbitkan

2026-03-31